Skip to main content

golputer?


Kalau anda man teman menganggap golputer adalah merk es puter,  jelas salahnya kebangetan. Golputer adalah penganut golput. singkatan daripada golongan putih.

Tapi kalau bayangan man teman golongan putih adalah orang yang baik, pembela kebenaran, pembasmi kejahatan, sakti mandranya si dul (maksud penulis saktimandraguna) seperti dalam kisah-kisah cerita silat. Artinya hidup mas-mas, mbak-mbak and agan-agan terlalu lama hidup dirimba atau kalau tidak hidup bro n sis dibalik tempurung.

But don't worry be happy. Untung bro n sis bertemu dengan tulisan ini. Jadi radak-radak terupgrade sedikit pengetahuannya. Lumayanlah, jika mertua nanya golput itu apa?  langsung bisa menjawab. Baca sampai akhir ya guys! Kalau tidak penulis bakal menangis loh.😃

Sejarah.

Bukan hanya manusia saja yang punya sejarah. Nah istilah golput punya sejarah juga kok. Ceritanya pada masa orba/orde baru, partai diwakili sama warna kuning untuk golkar, Warna hijau untuk Partai Persatuan Pembangunan/PPP, Warna merah untuk Partai demokrasi indonesia. Nah orang-orang tidak percaya dengan pelaksanaan pelaksanaan demokrasi pada masa itu memilih tidak ikut serta dalam pencoblosan dengan memakai simbol golongan putih. Tujuan sih untuk menggerus legitimasi hasil pemilu.  Kalau yang tidak ikut memilih banyak, kan ada pertanyaan yang banyak itu maksudnya bagaimana? Apakah mereka memboikot proses demokrasi yang dirancang demi kemenangan penguasa atau bagaimana.?
Golput pada masa Orba dimotori oleh generasi muda wabil khusus para mahasiswa yang punya pikiran kritis.

Golput zaman now.

Gen kebiasaan tidak memilih/golput ternyata terduplikasi sampai sekarang.
Tentu alasannya bisa berubah. Seperti kata lek Usman tetangga penulis.

"Aku sih orangnya netral, sebab siapapun yang jadi pemimpin situasinya ya bakal begini terus tidak beruba-berubah" begitu Ia bilang dengan sikap apatisnya.

Lain dengan kang paidi yang sudah lima kali jadi tim sukses caleg tapi akhirnya Ia ditinggalkan sang caleg setelah jadi

"Aku tidak akan memilih, siapapun yang jadi pasti akan lupa" begitu Dia bilang.

Beda lagi dengan kang burhan, Ia punya keyakinan bahwa pemilu tidak sesuai dengan prinsip yang dipegangnya. Demokrasi adalah sistem thogut.

Golput bukan pilihan terbaik.

Bagaimanapun kita sebagai bangsa telah bersepakat bersama bahwa suksesi kepemimpinan, suksesi wakil-wakil rakyat dijalankan lewat pemilu. Jadi bila pemimpin atau wakil rakyat yang sekarang jelek ya kita kasih pelajaran dengan jalan jangan dipilih lagi. Kalau baik silahkan dicoblos lagi.

Nah khusus buat calon presiden.

Lalu bagaimana bila semua kandidat calon presiden dirasa sama-sama jelek,  tidak pun kapabilitas manajerial sebagai pemimpin, punya catatan buram pada jalan hidupnya.?
Ya buatlah komparasi, perbandingan pada masing-masing kandidat/calon presiden lalu pilihlah yang sekiranya kejelekannya paling sedikit. Masak sih selalu pegang gawai dan hidup dalam era majunya teknologi komunikasi, kita tidak bisa?

Pemilu adalah proses suksesi yang konstitusional. Yang minim korban jiwa. Coba kalau suksesi kepemimpinan pakai jalan perang atau makar. Berapa korban nyawa dan harta. So kalau punya itikad baik  demi perbaikan bangsa bukan cuma slogan-slogan nasionalisme doang. tapi menolak, abai, tidak menyukseskan agenda nasional yang anggarannya gede banget. Saatnya berubah pikiran. Gunakan hak kita untuk memilih!

Siapapun yang jadi tidak akan mengubah profesi kita. Yang petani tetap jadi petani, yang kuli tetap jadi kuli tapi dengan ikut memilih pemimpin yang terbaik, yang punya sedikit cacat akan lahir kebijakan pro rakyat dan membawa bangsa yang dipimpinnya mampu menatap masa depan demi berlangsungnya sebuah bangsa.

Nah golputer adalah orang-orang golput. Orang yang males mengunakan hak pilihnya. Tidak melanggar hukum sih untuk golput. Tapi ya golput juga tidak benar-benar juga sih.





Comments

  1. apabila tidak memiliki gambaran mau pilih yg mana, apakah tetap memilih? atau mending golput saja.,. karena setiap keputusan kita dalam memilih pemimpin jg akan dipertanggungjawabkan.,

    ReplyDelete
  2. Bagaimana pun aku tidak akan golput

    ReplyDelete
  3. Golput terjadi krn Parpol gagal dlm memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Sehingga sikap apatis di kalangan masyarakat muncul. Ketidakpercayaan terhadap parpol juga tinggi. Tp kita jgn sampai Golput.

    ReplyDelete
  4. Kalau bicara golongan putih yamg imi ya tidak jamin masuk surga qiqiqi

    ReplyDelete
  5. Orang yang golput artinya hidupnya dalam dilema

    ReplyDelete
  6. Orang yang golput artinya hidupnya dalam dilema

    ReplyDelete
  7. Alahamdulillah kukira golput itu ahli kebaikkan ternyata bukan juga

    ReplyDelete
  8. 1 suara itu berharga dalam berdemokrasi.... suaramu menentukan masa depan negaramu.... sukseskan... :)

    ReplyDelete
  9. Yg penting sama saudara jangan saling bertengkar karena beda pilihan ����

    ReplyDelete
  10. InsyaAllah...ikut milih alias tidak golput. Saya pilih goldpink aza de pak😆😆😆

    ReplyDelete
  11. 1 suara itu berharga dalam berdemokrasi di tanah air ini .... suaramu menentukan masa depan negaramu dana generasi penerus.... sukseskan Pilkada Nanti !!... :)

    ReplyDelete
  12. Soal pilkada saya angkat tangan aaja hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

homonim

Tema tulisan kali ini adalah PEKAN, memangnya ada apaan dengan pekan.

Tadi malem di pos kampling pas lagi ngomongin pertandingan pilpres yang agak mulai  panas mendekati menghitung hari pencoblosan, temanku ngasih selembar brosur sebuah event di kotaku.

"Bro, besok kita berangkat ya ke PRPP ada artis ibukota yang performance loh"

"Okeh, asyik kayaknya"

Nah tadi pagi tadi saat running-running menyusuri jalanan beraspal yang membelah pesawahan, Aku papasan sama tetangga otomatis saling tegur sapa.

"Bade tindak ting pundhi mbah" butuh peterjemah bersertifikat?😃 Tidak perlulah! Itu artinya mau pergi kemana mbah.

"Ke peken(pekan)"

Nah dari kedua adegan itu ada kata pekannya kan. Pekan dsini maksudnya adalah tempat bertemunya pedagang dan pembeli alias pasar.

Nb. PRPP Artinya pekan raya promosi pembangunan.

Nah beda lagi makna pekan di bawah ini.

Karena musim hujan dan genteng pada bocor, akhirnya kutanya pada tukang bangunan tetangga rumah buat rep…

Babi ngepet.

Gila bener itu si tukang maling uang, apa dia tak tahu etika dalam dunia permalingan, bahwa mencuri itu yang pertama aman sulaeman, yang kedua pun aman surahman dan yang ketiga dan seterusnya bakal kena bencana. Ingat itu kalau mau sukses berprofesi jadi maling profesional.

Kok bisa cerita maling, bagaimana ceritanya?

Tapi sebelum cerita sebuah kejadian perlu man teman ketahui! Yang namanya Babi ngepet adalah suatu kepercayaan orang bisa kaya dengan meminta bantuan mahluk jin. Jin ini berbentu Babi.

Begini. Malam tadi, rumahnya lek usman di bobol maling, lima ratus ribu rupiah tandas, cuma sisa lima ratus rupiah. Lucunya sambil menilep uang kok bisa-bisanya ninggalin pesan "makasih ya boss, lima ratus rupiah cukup buat beli permen karetkan?" Kurang ajar banget kan.

Tiga hari yang lalu rumahnya kang parmin juga disatroni maling. Sama, uang yang diambil. Nominalnya belum terkonfirmasi.

Lalu pada hari Ahad kemarin sebelum melancarkan aksinya si maling sowan dulu kerumah yu nan…

Musim hujan.

Tik...tik..tik bunya hujan di atas genteng. Airnya turun tidak terhingga.....

Begitulah potongan syair lagu anak-anak.

Tahukan man-teman akronim januari itu apa?.😃 januari artinya  hujannya sehari-hari. Pantes gerimis melulu.

"Waduh hujan lagi, mana pemehan belum pada kering lagi"
Begitulah gerutu tetangga rumah yang dua hari cuciannya belum kering-kering.

Beda lagi  kalau yang ini keluhannya.
"Wah payah nih, mana belum ada yang di makan buat sapiku" kata salah seorang  yang punya ternak sapi.

Hujan pun jadi alat ukur para kekasih. Apakah yayangnya masih konsisten sama janji-janjinya akan menerjang hujan badai buat bertemu. Apa yayang malah tarik selimut? Kalau yang ini pasti doi bakal ketahuan kadar cintrongnya  cuma seumprit nih.

Beda lagi sama Lek usman, lek khumaedi tentu senang dengan turunnya hujan. Bakal dapat menanam padi lagi setelah hampir setengah tahun tidak menanam, akibatnya lahannya berro akibat kemarau yang agak panjang.

Hujan hadir tidak menurut …